Tiba di Ibukota, Pegowes Syi’ah Memulai Gowes dari UKI

June 16, 2013Admin

Pegowes di HIPerjalanan panjang para Pegowes Syi’ah Sampang menagih janji Presiden SBY dan menuntut hak-haknya sebagai warga negara dari Surabaya akhirnya mencapai titik akhirnya, Jakarta. Setelah Sabtu 15 Juni 2013 sampai di YLBHU yang beralamat di Jl. Batu No. 31 Pejaten Barat Pasarminggu, para pegowes disambut hangat oleh Sekjen Ahlulbait Indonesia (ABI) Ustad Ahmad Hidayat dan tokoh Nasionalis, Dr. Muhsin Labib, beserta sekelompok masyarakat pencinta kebhinekaan.

Dr. Muhsin Labib dan Ustad Ahmad Hidayat dengan bangga menyambut para pejuang kemanusiaan dari Sampang yang tak kenal lelah menggowes sepeda onthelnya dari Surabaya ke Jakarta. Dalam pesan-pesannya, mereka menegaskan bahwa perjuangan para pegowes untuk menuntut hak-hak konstitusionalnya ini sebagai warga negara merupakan perjuangan yang sesuai dengan amanat Pancasila dan spirit kebhinekaan bangsa.

Setelah cukup beristirahat malamnya di YLBHU, para Pegowes Syi’ah Sampang ini, pukul 06.00 wib pagi memulai kembali gowesnya di Ibukota Jakarta, dimulai dari UKI. Rencananya Gowes akan dilanjutkan ke Bundaran HI, lalu ke Istana Negara untuk mengadakan orasi dan konpers tuntutan janji pada Presiden untuk mengembalikan hak-hak mereka yang dirampas oleh kelompok takfiri dan anti kebhinekaan.

Sebagaimana diketahui, dalam tragedi Sampang April 2012, Muslimin Syi’ah diserang oleh kelompok takfiri dan anti kebhinekaan yang mengakibatkan banyak rumah dibakar, harta dijarah, nyawa melayang, dan 9 bulan ratusan Muslimin Syi’ah terkatung-katung di tak jelas nasibnya.  Tuntutan para pegowes Syi’ah yang mewakili ratusan pengungsi Syi’ah lainnya yang 9 bulan terkatung-katung di GOR Sampang ini tetap meneriakkan keinginan yang sama kepada Presiden SBY yang katanya digelari ‘Presiden Toleran’ ini: mendapatkan kembali hak-hak mereka yang terampas. Mereka hanya ingin pulang kembali ke tanah kelahirannya, Omben, dan dijamin kemanannya oleh pemerintah.

Jika negara tak bisa melakukannya, seperti kata Iklil, koordinator pengungsi Syi’ah Sampang di GOR saat diwawancarai oleh televisi, berarti negara telah gagal dan kehilangan fungsinya, sebaiknya dibubarkan saja!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post Next Post