Terlunta-lunta 9 Bulan, Korban Tragedi Sampang di Pengungsian Masih Terancam Hendak Diserang

May 7, 2013Admin

altSeolah belum lengkap penderitaan korban tragedi Sampang yang sudah 9 bulan terlunta-lunta menjadi pengungsi di GOR Sampang, pagi ini, Selasa 7 Mei 2013, relawan yang berada di GOR menginformasikan bahwa tokoh-tokoh anti toleransi dari desa Bluuran dan Karanggayam Sampang berencana mendemo pengungsi Syi’ah Sampang Demo ini bertujuan untuk menuntut penyelesaian pengungsi di GOR Sampang dengan memaksa pengungsi direlokasi.

Menurut Polisi, aksi demonstrasi yang dikoordinasi oleh Kades Bluuran akan dilakukan di Pendopo Kabupaten dan Kantor DPR Sampang. Namun para pengungsi mengkhawatirkan demo ini akan diarahkan ke GOR dan menyulut kejadian yang tak diinginkan. Apalagi didapatkan informasi bahwa demo ini juga diorganisir tokoh-tokoh di Bluuran dan Karang Gayam melalui corong mushalla dan masjid-masjid. Angkutan truk disediakan gratis, dan sudah parkir di jalan raya desa. Dan ada ancaman bagi warga yang tidak ingin ikut demo akan diserang juga rumahnya untuk memaksa mereka ikut berdemo.

Kepolisian mengkhawatirkan reaksi dari pengungsi di GOR yang akan melawan frontal aksi tersebut untuk mempertahankan hak-haknya, sebagaimana saat tragedi Sampang tanggal 26 Agustus 2012 lalu. Tercatat ada penambahan jumlah pasukan PAM Unras yang disiapkan berjumlah 250 personel lebih. Di GOR Sampang sendiri sudah ada satu regu Dalmas Polda Jatim bersiaga untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

(YLBHU/JA)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post Next Post