Sistem Peradilan Pidana Yang Adil

January 10, 2017Admin

Hukum publik atau hukum pidana adalah hukum yang menyangkut kepentingan umum negara, yang apabila hukum itu dilanggar, maka negara turun tangan agar pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya. Contohnya adalah pencurian, penganiayaan, pembunuhan dan korupsi.

Hukum pidana dibagi menjadi dua, yaitu hukum pidana materiil dan hukum pidana formil. Hukum pidana materiil mengatur jenis – jenis perbuatan yang termasuk dalam tindak pidana atau delik. Sementara hukum pidana formil mengatur bagaimana cara agar hukum pidana materiil dapat ditegakkan.

Sistem peradilan pidana berarti serangkaian proses mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, pemeriksaan di pengadilan, penjatuhan putusan, hingga pemberian hukuman. Hal ini diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana atau biasa disebut dengan Kitab Undang – Undang Hukum Acara Pidana [KUHAP]

Agar menjadi sistem peradilan yang adil, maka peradilan pidana seharusnya menjunjung tinggi kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.

Disamping itu, sistem peradilan pidana adil harus memiliki asas- asas sebagai berikut :

 

1. Praduga tidak bersalah

Seseorang tidak boleh dianggap bersalah hingga akhirnya dinyatakan terbukti bersalah oleh putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

2. Persamaan di muka hukum

Seseorang di hadapan hukum tidak boleh ada pembedaan berdasarkan latar belakang sosial, agama, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain – lain.

3.  Asas Legalitas

Seseorang tidak boleh dihukum berdasarkan peraturan perundang – undangan yang belum atau tidak ada ketika suatu perbuatan dilakukan, meskipun di kemudian hari perbuatan itu tergolong tindak pidana.

4.   Asas Accusatoir

Seseorang yang menjadi terdakwa dalam persidangan tidak boleh di dudukkan hanya sebagai objek, tapi sebagai subjek. Terdakwa punya hak yang sama dengan penuntut umum untuk mengajukan pendapat dan alat bukti.

Agar tercipta fair trial, lembaga peradilan harus menerapkan prinsip sederhana, cepat dan biaya ringan. Sederhana berarti prosedur jelas dan tidak berbelit – belit. Cepat berarti diselesaikan tepat waktu, sebab tertunda keadilan sama dengan tidak ada keadilan. Dan, biaya ringan berarti biaya untuk berperkara sesuai dengan kewajaran dan tidak ada pungutan lain di luar biaya yang resmi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post Next Post