Pengungsi Syiah Sampang Minta Bantuan Gubernur

May 24, 2013Admin

altSurabaya – Warga pengungsi Syiah Desa Karanggayam dan Bluuran, Sampang mendatangi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di kantornya Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu siang, 8 Mei 2013. Mereka meminta perlindungan kepada gubernur pasca pernyataan Bupati Sampang hendak merelokasi pengungsi Syiah Sampang.

Pimpinan Syiah Sampang di pengungsian, Iklil Al Milal mengatakan warga Syiah menolak direlokasi dan tetap ingin pulang ke desanya. “Karena tidak benar kalau semua masyarakat Karanggayam ini menolak kami,” kata Iklil.

Iklil mengatakan, ada sebagain masyarakat Karanggayam malah bertanya-tanya kepada mereka kapan pulang kembali ke desa. Bahkan ada Syaih yang sudah ada yang pulang dan sempat menginap dua hari di rumahnya di Karanggayam.

Namun, kata Iklil, memang ada beberapa orang yang tidak suka dengan mereka. “Sehingga ada gerakan kami dipaksa kembali ke pengungsian,” kata Iklil.

Menurutnya, beberapa orang warga yang tidak suka itu juga karena masalah pribadi yang sudah terjadi dulu. “Jadi sebenarnya sudah tidak ada masalah,” kata Iklil.

Ihwal bantuan makanan dan air bersih yang distop pemerintah, dibenarkan oleh Iklil. “Sejak 1 Mei lalu bantuan makanan dan air bersih distop,” kata Iklil. Namun, kata dia, para pengungsi masih memiliki stok beras. “Masih ada sisa beras. Tapi itu bukan dari bantuan pemerintah. Itu bantuan beberapa teman,” katanya. IIklil mengatakan, saat ini ada 166 pengungsi Sampang yang masih berada di GOR Wijaya Kusuma Sampang.

Koordinator Badan Pekerja Kontras Surabaya, Andy Irfan mengatakan, Kontras mendesak pemerintah segera menyerukan kepada tokoh agama untuk menghormati HAM. “Negeri ini tidak boleh tunduk atas kemauan sekelompok kecil orang yang menganggap keyakinannya adalah paling benar dan tindak mengindahkan prinsip HAM yang dikandung konstitusi,” katanya.

Dia juga mengatakan pemerintah harus segera mengadakan dialog korban dan masyarakat sipil untuk merumuskan resolusi konflik. Pantauan Tempo, perwakilan warga pengungsi Sampang tidak berhasil bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Warga hanya diterima di Bagian Kesejahteraan Rakyat.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo belum bisa dikonfirmasi ihwal kedatangan perwakilan warga pengungsi Sampang ini. Saat dicegat di Kantor Gubernur, Soekarwo tidak bersedia untuk memberikan komentar. “Sik rek. Ada tamu dari DPR RI,” kata Soekarwo buru-buru masuk kendaraannya.

DAVID PRIYASIDHARTA

sumber: tempo.co

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post Next Post