alt

Hari ini, Sidang Perdana Judicial Review Pasal Penodaan Agama

September 14, 2012lbhu

Jumat (14/9) pagi di Jakarta, Mahkamah Konstitusi membuka persidangan pertama judial review atas Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, ‘pasal karet’ penodaan agama yang menjadi biang sekian banyak peradilan dan vonis sesat di Indonesia, kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum Universalia, Ahmad Taufik. 

Universalia, menurut Ahmad, maju ke Mahkamah mewakili empat orang warga negara Indonesia. Di antara mereka ada nama Tajul Muluk, warga Syiah di Sampang, Madura, yang pada Juli 2012 divonis dua tahun penjara karena dinyatakan menodai agama Islam.

“Kami ingin Mahkamah memberi tafsir yang terang atas penerapan dan penggunaan Pasal 156a, mengingat selama ini pasal itu kerap digunakan sesuka hati penegak hukum di daerah,” kata Ahmad. Tajul, lanjut Ahmad, dipidana meski tak pernah ada Surat Keputusan Bersama 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri/Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri, terkait ajaran agama Islam mazhab Syiah.

Sesuai Pasal 4 Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Dan/Atau Penodaan Agama, penerapan dan penggunaan Pasal 156a KUHP baru dibolehkan jika telah ada perintah dan peringatan untuk menghentikan perbuatan yang dianggap melecehkan agama, yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama 3 Menteri.

“Vonis sesat Tajul adalah bukti ketidakpastian hukum dan anarkisme aparat daerah yang menggergaji wewenang mutlak pemerintah pusat dalam menilai keyakinan agama orang per orang atau sekelompok orang,” kata Ahmad. “Ini juga preseden buruk mengingat, jika tak segera dikoreksi oleh mahkamah, bisa jadi ada jutaan orang guru, tokoh agama dan pendakwah di Indonesia yang masuk terungku hanya karena dianggap ‘sesat’ oleh aparat keamanan di daerah.”

Bersama Tajul, ikut mengajukan judicial review adalah tiga tokoh Syiah Indonesia, yakni Umar Shahab, Hasan Alaydrus dan Ahmad Hidayat. Sidang pertama di Mahkamah Konstitusi, bilangan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, rencana digelar pada Jumat, 14 September 2012, Pukul 09.30 WIB. ***

{fcomment}

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev Post Next Post